Frustrasi Sakit Menahun, Seorang Kakek di Pulokulon Nekat Gantung Diri

Frustrasi Sakit Menahun, Seorang Kakek di Pulokulon Nekat Gantung Diri

PULOKULON– Diduga karena frustasi dengan penyakit paru-paru yang tak kunjung sembuh, seorang kakek berusia 70 tahun ditemukan tewas gantung diri didalam rumahnya di Dusun Mamboyo RT 05 RW 06  Desa Mangunrejo  Kecamatan Pulokulon, Jumat (25/8).Korban bernama Suwardi, pertama kali ditemukan istrinya , Saliyem(65) saat hendak mengambil beras di kamar rumahnya .

Dari Informasi yang diperoleh Grobogan Today  , sekitar pukul 08. 30 WIB, Saliyem baru saja pulang dari sawah. Ia hendak ke kamar untuk mengambil beras. Namun saat dia masuk ke kamar , dia melihat suaminya sudah tergantung di blandar rumah. “Tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB saya berangkat ke sawah untuk mencari rumput. Namun sampai di rumah, suami saya sudah dalam posisi tergantung,” jelasnya.

Melihat suaminya tergantung, Saliyem langsung menjerit histeris dan berteriak minta tolong. Sontak para tetangga yang mendengar teriakannya berdatangan ke rumah korban. “Kebetulan tadi saya di rumah dan mendengar teriakan minta tolong. Jadi saya langsung kesini, korban sudah meninggal gantung diri,” jelas Hardi (45), tetangga korban.

Melihat kejadian tersebut, warga kemudian melaporkannya ke Mapolsek Panunggalan. Kemudian petugas bersama tim inafis dan tenaga medis dari Puskesmas Pulokulon datang ke lokasi kejadian. Dari tempat kejadian didapat barang bukti berupa seutas tali yang digunakan pelaku untuk mengakhiri hidupnya.”Motif bunuh diri korban diduga karena putus asa dengan sakit paru-paru yang tak kunjung sembuh. Adapun ciri-ciri korban, lidah tergigit , mengeluarkan air mani, anus keluar kotoran. Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda kekerasan,” jelas Kapolsek Panunggalan, AKP Djauhari.

Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat. ( CS 17 )

Sumber : Grobogan today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *